Jumat, 06 Agustus 2010

Review NDS lite

Greetings semuanya...numpang post untuk yang satu ini y. Mau ngepos nh soal salah satu gadget portable yang lumayan menjamur di kalangan orang dewasa, anak muda maupun anak kecil, yaitu NDS (Nintendo Dual Screen). NDS merupakan salah satu produk dari nintendo yang merupakan suatu terobosan dalam portable gaming dengan layar sentuh. Berikut adalah gambar dari NDS lite yang gw punya.

Sebenernya sudah ada versi yang lebih barunya, yaitu DSi, DS XL, dan yang akan mau keluar yaitu DS3D.

DSi

DS XL

Kebetulan punya gw yang warna abu-abu, selain ini ada juga kok warna2 lainnya. Dimensinya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, pokoknya pas deh di tangan :-) Berikut bisa dilihat bagian-bagiannya:


Di bagian depan terdapat pengatur volume (bagian kiri) dan terdapat lubang untuk 3,5 mm jack audio dan slot untuk game boy advance (bagian tengah)



Di bagian sisi kanan terdapat tombol power plus ada slot untuk menyimpan stylusnya. Ini dia stylusnya


Bagian belakangnya terdapat tombol L (sebelah kanan), tombol R (sebelah kiri), plug charger (paling kanan) serta slot untuk R4 (card untuk game) di bagian tengah

Berikut gw tunjukkan bentuk card yang gw pakai. Jenis card yg gw pakai adalah R4. Jenis card ini umum dipakai di dalam memainkan game-game non ori. Di bagian ujungnya terdapat slot yang digunakan untuk memasukkan memory card (jenisnya micro sd). Mem card tersebut merupakan tempat menyimpan firmware, game, ataupun file-file jenis lainnya. Tanpa ini, NDS ga berfungsi untuk memainkan game-game, kecuali ada yang punya card aslinya. Hehe...


Coba kita lihat bagian bawahnya....dari bawah terlihat jelas bagian slot game boy advancenya, stylus dan terdapat kode NDSnya. Yang punya gw berasal dari korea kodenya UKF. Di bagian kanan terdapat tempat baterai yang tidak dapat sembarangan dibuka (karena ada stempel garansinya)
Mungkin sekian untuk bagian permukaannya, coba kita tengok bagian dalamnya....
Terdapat dua layar di masing bagian permukaan dalamnya (makanya disebut NDS) ;-P di permukaan yang atas terdapat dua lubang speaker dan layar yang non touch screen. Sedangkan di bagian permukaan bawah terdapat keypad, layar sentuh, tombol X,Y,B,A, start, dan select. Cukup simple bukan? Coba deh dinyalakan dan dilihat dalamnya seperti apa sh...


Beginilah tampangnya setelah dinyalakan, sebenarnya ini bukan tampilan yang muncul ketika menggunakan game yang asli (alias original). Ini merupakan tampilan ketika menggunakan semacam card untuk memainkan game-game yang tidak ori hehehe....ini adalah salah satu firmware yang digunakan oleh berbagai pengguna NDS. Firmware tersebut dimasukkan didalam card. Tidak sembarang firmware yang bisa dimasukkan ke dalam cardnya, tergantung jenis card yang digunakan. terdapat berbagai versi card dengan versi firmware yang kompatible. Dan untuk card yang gw gunakan R4 kalau firmwarenya bisa diambil disini.
Setiap beberapa bulan sekali firmwarenya akan selalu diupdate untuk menambah fitur, menambah cheat ataupun perubahan-perubahan lainnya. Versi firmware dapat dilihat dibagian pojok kiri bawah (gambar tengah). Kalau di gw itu tertulis ver124b. Cukup sekian dl y untuk penjelasan mengenai firmwarenya.
Sekarang kita berlanjut ke bagian menunya.... Dibagian layar touch screennya dapat dilihat terdapat 3 menu, yaitu Game, Multimedia, dan Config. Sebenernya sh ada 4 menu, yang satu lagi agak menipu. Lihat khan bagian bulat biru yang ada di pojok kanan bawah (tulisannya wifi engine). itu sebenernya suatu shortcut juga kalau ditekan. Gunanya menyambungkan kita dengan web melalui wifi.
Sekarang kita masuk ke dalam bagian menu game. Dsini dapat dilihat terdapat beberapa game yang telah saya masukkan. Dalam setiap menu game terdapat sub menu, yaitu untuk save file, menu cheat, serta menu settingan. Yang paling guna pastinya cheat khan???

Gw akan tunjukkan salah satu game ketika di mainkan di NDS, ini game balap yang kemungkinan sudah familiar... NFS (Need For Speed) Gambar yang pasti mirip-mirip PS one dan di bawah PSP. Tapi lumayan untuk mengisi waktu luang dan memberikan kepuasan untuk gaming :-)

Sekarang kita lihat menu confignya...di sini terdapat berbagai settingan untuk mengubah bahasa, themes, suara, serta menu untuk sleep.

Dan untuk menu yang terakhir, yaitu multimedia. Inilah menu yang menjadikan NDS bukan sekedar portable console untuk gaming, tapi untuk memainkan lagu serta video. Berikut adalah tampilan ketika membuka menu multimedia. Di dalamnya akan menampilkan isi memory card, baik itu file game, video, musik, ataupun jenis file-file lain. Cukup menarik bukan? Hanya saja untuk file video, format .dpg saja yang bisa di mainkan di NDS. Tenang...converternya ada kok di link yang saya kasih sebelumnya.


Berikut adalah yampilan ketika memutar file video. Kualitas gambar dan audionya cukup bagus.

Selain untuk gaming, video, musik, ternyata NDS memiliki aplikasi yang umumnya disebut home brew. Aplikasi ini umumnya dibuat oleh pihak di luar lisensi Nintendo, dan fungsinya bermacam-macam. Beberapa homebrew yang saya sudah saya temukan di web antara lain DS Organize (semacam organizer), Colors (aplikasi untuk menggambar), FB4NDS (membuka FB di NDS), SNEmulDS (emulator Sega Genesis), dan masih ada bermacam-macam. Berikut gw kasi screen shotnya untuk Colors dan FB4NDS. Aplikasi-aplikasi ini dapat ditemukan di internet, cuma terkadang diperlukan sedikit usaha untuk menemukannya.


Well guys, mungkin segitu saja yang bisa saya review mengenai NDS lite yang gw punya. Semoga review yang gw berikan dapat menambah pengetahuan mengenai salah satu portable gaming device yang digemari ini. See u on the next review...

Kamis, 05 Agustus 2010

Digimon

Dulu gw salah satu penggemar dari film Digimon (sampai sekarang sih =p). Kalo diinget-inget kira-kira ada 4 seri apa kalo ga salah. Btw, digimon itu serial animasi jepang yang ceritanya tentang petualangan manusia dengan monster-monster digital. Manusianya itu berperan sebagai penyemangat dan yang bantu monster-monster digital untuk berevolusi jadi monster yang lebih kuat. Nah biasanya ceritanya tokoh-tokoh manusianya itu terpanggil ke dunia digital, buat nolong para monster-monster digital, trus manusianya bingung, gimana cara balik ke dunia asli.


Gambar Digimon 1, Digimonnya masih cute..

Gambar Digimon 1, Digimonnya dah evolusi makin keren..

Kalo dari namannya rada-rada mirip dengan pokemon. Cuman gw lebih tertarik dengan digimon. Monsternya lebih keren menurut gw. Apalagi setelah berevolusi, akan lebih keren. Dari segi bentuk maupun powernya bakal lebih keren. Beberapa seri dari digimon juga lebih kreatif. Digimon ga hanya bisa berevolusi, tapi juga bisa bergabung. Wah itu lebih keren lagi. Ada juga serial Digimon yang tokoh manusianya bisa gabung dengan Digimon.

Digimon Frontier

Sekarang serial Digimon mulai ada lagi. Judulnya kalo ga salah Digimon Xros Wars. Tipikal ceritanya masi sama. Tokoh utama manusianya (namanya Taiki) masuk ke dunia digital gara-gara mau nyelamatin digimon yang namanya Shoutmon (bacanya soutomon) yang lagi sekarang. Akhirnya Taiki masuk dunia digital dengan dua temennya dan mulailah petualang baru Digimon. Konsep dari serial Digimon kali ini adalah cross, yaitu gabung-gabungin Digimon pake device yang bisa diaktifin hanya sama manusia. Jadi kali ini sang tokoh manusianya berperan dalam mengatur strategi untuk gabung-gabungin Digimon yang sesuai buat lawan musuh.

Digimon Xros Wars

Untuk Digimon Xros Wars sih kayanya akan menarik. Ga sabar pengen liat gabungan-gabungan Digimon. So, yang suka Digimon mari kita ikuti bersama..^^

-Kin Aruno-